Dalam tradisi pesantren, adab menjadi hal utama sebelum ilmu. Seorang santri tidak hanya dituntut cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia. Tanpa adab, ilmu yang dimiliki bisa kehilangan keberkahannya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ”
Artinya: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Oleh karena itu, para santri diajarkan untuk menghormati guru, menjaga lisan, dan bersikap tawadhu’. Inilah yang menjadi ciri khas pendidikan di pesantren yang tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga spiritual.